Kota Lama di Semarang
Kota Lama menyimpan banyak
sejarah Indonesia ketika dijajah oleh Belanda. Kawasan yang dipenuhi oleh
bangunan-bangunan kuno yang mempunyai nilai arsitektur tinggi ini sudah menjadi
cagar budaya Indonesia yang patut di konservasi. Berdasarkan
Undang-Undang No 5 Tahun 1992 dikemukakan yang dimaksud dengan benda cagar
budaya adalah : (dalam Bab 1 pasal 1) yaitu : (1) Benda buatan manusia,
bergerak atau tidak bergerak, yang berupa kesatuan atau kelompok, atau
bagian-bagian atau sisa sisanya, yang berumur sekurang-kurangnya 50 tahun atau
mewakili masa gaya yang khas dan mewakili masa gaya sekurang-kurangnya 50
tahun, serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan,
dan kebudayaan; (2) Benda alam yang dianggap mempunyai nilai penting bagi
sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
Kawasan Kota Lama memiliki
sekitar 50 bangunan kuno yang masih berdiri dengan kokoh dan mempunyai sejarah
Kolonialisme di Semarang yang patut dikonservasi. Beberapa di antaranya yaitu :
1. Mercusuar
Bangunan ini dibangun pada tahun
1884. Pembangunan mercusuar ini berkaitan dengan pembangunan kota Semarang
sebagai kota Pelabuhan oleh Pemerintah kolonial untuk pengangkutan ekspor gula
ke dunia.
2. Stasiun
KA Tawang
Stasiun Tambak Sari di Jalan
Pengapon, dibangun oleh (NEDERLANDSCHE INDISCHE SPOORWEGMAATSCHARIJ),
Diresmikan oleh Gubenur Jenderal MR. BARON SLOET DE BEELE. Stasiun
ini menggantikan stasiun sebelumnya yang dibangun pada 16 Juni 1864 – 10
Februari 1870 yang melayani jalur Semarang – Jogja – Solo. Karena stasiun itu
tidak memenuhi syarat lagi, akibat bertambahnya volume pengangkutan maka
dibangunlah Stasiun Tawang. Arsitek gedung ini adalah JP DE BORDES.
Bangunan ini selesai dibangun pada bulan Mei 1914.
Bangunan ini mempunyai langgam
arsitektur yang Indische yang sesuai dengan kondisi daerah tropis. bangunan ini
mempunyai sumbu visual dengan Gereja Blenduk sehingga menambah nilai kawasan.
Bangunan ini termasuk “tetenger” Kota Semarang.
3. PT.
Masscom Graphy
Bangunan ini terletak di Jl.
Merak 11 – 15. Gedung ini semula dimiliki oleh HET NOORDEN yaitu surat kabar
berbahasa Belanda. Gedung ini mempunyai nilai yang tinggi merupakan cikal bakal
dunia pers di Semarang. Saat ini bangunan ini dialih gunakan untuk PT. MASSCOM
GRAPHY yang merupakan perusahaan percetakan surat kabar di Suara Merdeka Group.
4. Gereja
Blenduk
Berusia lebih dari 200 tahun dan
dijadikan “tetenger” (Landmark) kota Semarang. Terletak di Jalan Let Jend.
Suprapto No.32. Bangunan ini mulai berdiri pada tahun 1753, digunakan untuk
gerejaNEDERLANDSCHE INDISCHE KERK. Gedung ini diperbaiki lagi pada tahun
1756, 1787, dan 1794. Pada tahun 1894 bangunan ini dirombak seperti keadaan
sekarang. Arsitek pembangunan ini adalah HPA DE WILDE dan WWESTMAS.
Keberadaan gereja ini berperan besar terhadap perkembangan agama kristen di
Semarang.
5. Gedung
Marba
Dibangun pada pertengahan abad
XIX, terletak di Jl. Let.Jend. Suprapto No.33 yang waktu itu bernamaDEHEEREN
STRAAT, merupakan bangunan 2 lantai dengan tebal dinding kurang lebih 20 cm.
Pembangunan gedung ini diprakarsai oleh MARTA BADJUNET, seorang warga
negara Yaman, merupakan seorang saudagar kaya pada jaman itu.
Untuk mengenang jasanya bangunan
itu dinamai singkatan namanya MARBA. Gedung ini awalnya digunakan sebagai
kantor usaha pelayaran, Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL).
Selain kantor tersebut digunakan
pula untuk toko yang modern dan satu-satunya pada waktu itu, DE ZEIKEL. Setelah
pensium, perusahaan pelayarannya dipegang oleh anaknya MARZUKI BAWAZIR. Saat ini
bangunan ini tidak ada aktivitasnya dan digunakan untuk gudang.
6. Gedung
PT Sun Alliance
Bangunan ini berdiri sekitar
tahun 1866. Hal ini dibuktikan dibagian kerucut muka gedung bagian atas ada
tertulis “SAMARANG 1866″. Gedung ini bagian dari bangunan Borumij Wehry. Gedung
ini merupkan gedung tertua yang masih berfungsi dan terawat dengan baik, dan
dipakai untuk perusahaan asuransi. Konstruksi bangunan ini sudah mengadaptasi
bangun yang berciri untuk udara tropis.
Sumber:
https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Lama_Semarang
http://hotcaramel-s.blogspot.com/2015/04/konservasi-arsitektur-kota-lama-semarang.html
https://sudiana1526.wordpress.com/2016/03/30/konservasi-arsitektur-kawasan-kota-lama-semarang/
https://malaikat07.wordpress.com/2010/10/02/pelestariankonservasi-kawasan-kota-lama-semarang/






Komentar
Posting Komentar